Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan
MIN 50 PCS 1 DESIGN
Macam-macam
Medali Penghargaan
Pada dasarnya medali penghargaan dikatakan sebagai suatu tanda penghormatan
bagi seseorang. Dimana alat tersebut dipakai sebagai hasil dari pencapain
kesuksesan yang telah diraih. Medali memiliki arti sebagai benda logam kecil
yang memiliki beberapa bentuk, didesain khusus sebagai hadiah atau memperingati
sesuatu. Sedangkan penghargaan itu sendiri memiliki arti bentuk rasa
menghormati kepada seseorang sebagai tanda seseorang tersebut telah melakukan
keunggulan dibidang tertentu. adapun jenis jenis medali dan material atau bahan
untuk membuatnya telah berkembang pesat sesuai dengan kebutuhan saat ini,
medali biasanya dibuat dari bahan kuningan dengan ketebalan yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan, ada juga yang menggunakan bahan pewter sebagai bahan baku untuk medali yang berbentuk 3D
Jenis-jenis medali beserta unsur materialnya
Saat ini medali tidak sulit untuk ditemukan, jika dulu medali hanya diperuntukan sebatas memesan pada pengrajin. Namun saat ini medali sudah banyak terjual berjejer ditoko-toko peralatan olah raga secara terbuka. Terpampang ragam jenis medali resmi maupun non resmi, sehingga memudahkan Anda langsung dapat melihat model medali yang ingin Anda pesan dan beli. Berikut beberapa jenis medali yang sering dijumpai dalam kaca-kaca toko:
medali biasanya dibuat dari bahan kuningan dengan ketebalan yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan, ada juga yang menggunakan bahan pewter sebagai bahan baku untuk medali yang berbentuk 3D
Jenis-jenis medali beserta unsur materialnya
Saat ini medali tidak sulit untuk ditemukan, jika dulu medali hanya diperuntukan sebatas memesan pada pengrajin. Namun saat ini medali sudah banyak terjual berjejer ditoko-toko peralatan olah raga secara terbuka. Terpampang ragam jenis medali resmi maupun non resmi, sehingga memudahkan Anda langsung dapat melihat model medali yang ingin Anda pesan dan beli. Berikut beberapa jenis medali yang sering dijumpai dalam kaca-kaca toko:
- Medali berbahan dari kuningan
Memiliki dasar dari kuningan dengan dilapisi bahan fiber atau kaca plastik, biasa digunakan untuk acara pelepasan wisuda pendidikan formal, juga digunakan sebagai hadiah dari suatu kantor perusahaan sebagai partner kerja Anda dalam mencapai kesuksesan proyek tertentu. - Medali emas, silver, dan
perunggu.
Berbahan ekslusif dan mewah yang biasa dihadiahkan bagi para kejuaraan atlet olahraga. Memiliki bahan dasar logam yang tebal, kain pada kalungnya pun memiliki tekstur lembut yang terbuat dari beludru atau kain satin lembut. Jenis medali ini bisa juga sebagai bentuk hadiah untuk karyawan yang akan memiliki profesi tingkatan jabatan ke yang lebih tinggi. Karena desainnya yang berbahan emas, perak dan perunggu asli juga mewah, maka medali ini sangat memerlihatkan suatu keunikan tersendiri yang terkesan berkelas dan mahal tentunya. Penggunaan medali ini Anda pasti sering melihat di pertandingan sebuah kejuaraan olah raga, dari mulai juara tiga hingga juara satu semuanya murni menggunakan emas, silver, dan perunggu.
Selain
sebagai tanda penghormatan terhadap hasil sesuatu pencapain target tertentu.
Alat tersebut juga dikategorikan sebagai acuan semangat bagi seseorang, karena
dengan mendapatkan medali, berarti seseorang tersebut telah mendapatkan suatu hasil
yang membanggakan terhadap apa yang telah ditargetkannya, dalam kurun waktu
tertentu. Oleh karena itu medali lebih banyak dipilih dan diminati masyarakat
sebagai hadiah, daripada hadiah berbentuk uang. Kemudian benda berbentuk logam
ini pun sudah banyak dipakai sebagai bentuk pengungkapan rasa kasih sayang
terhadap suami isteri, misalnya pada saat acara ulang tahun pernikahan, untuk
menunjukan rasa hormat dan simpati atas segala perjalanan yang telah dilalui
selama masa berumah tangga.
itulah
beberapa ulasan tentang medali penghargaan, semoga informasi diatas dapat
bermanfaat bagi Anda, serta bisa menjadi sebuah solusi serta alternatif untuk
memberikan hadiah medali sebagai tanda penghormatan kepada seseorang.
Hubungi :
Ricky pramesta ( kang Ricky )
kontak order
: W A : 08990182303 W A : 081221364767 BBM : 5B287A8B
jl :
inhoftank gg : payeuseuhan no 46 RT05 RW 02 BANDUNG 40235 JAWA BARAT
gmail : rickyonline01@gmail.com
gmail : rickyonline01@gmail.com
norek
BNI 0574049191 AT // YAYU RAHAYU
norek BCA
8100616514 AT // YAYU RAHAYU
norek
BRI 075301016181534 AT // RICKY SAEPUDIN
website kami
lainnya www.rubberpramesta.com
DAFTAR HARGA MEDALI WISUDA | HARGA CETAK MEDALI | HARGA KALUNG MEDALI WISUDA | HARGA MEDALI 1 SET | HARGA MEDALI 2018 | HARGA MEDALI 2018 | HARGA MEDALI ACRYLIC |
Pencernaan adalah
proses melumatkan makanan yang semula kasar menjadi halus. Makanan yang sudah
dicerna telah diubah menjadi sari makanan dalam bentuk yang lebih halus
sehingga mudah diserap oleh pembuluh darah. Oleh pembuluh darah, sari makanan
tersebut diedarkan ke seluruh bagian tubuh.
Alat pencernaan pada
tubuh kita bertugas untuk :
1. Menghancurkan makanan menjadi bentuk yang halus.
2. Menyerap zat-zat makanan yang halus sehingga masuk ke dalam darah.
3. Mengeluarkan dari tubuh zat-zat yang tidak dapat dicerna.
Proses pencernaan manusia dibagi menjadi dua yaitu :
1. Pencernaan mekanik, yaitu proses pengubahan makanan dari bentuk kasar menjadi halus dengan cara menghancurkannya. Proses ini dilakukan dengan menggunakan gigi di dalam mulut.
2. Pencernaan kimiawi, yaitu proses pencernaan makanan dengan bantuan enzim – enzim pencernaan yang berlangsung di dalam mulut, lambung, dan usus. Tujuan pencernaan dengan bantuan enzim adalah mengubah zat-zat makanan sehingga mudah diserap oleh tubuh.
Organ penyusun sistem pencernaan pada manusia terdiri atas rongga mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Selain organ-organ tersebut, organ lain yang membantu dalam proses pencernaan adalah gigi, lidah, kelenjar ludah, empedu dan pankreas.
Berikut uraian dari masing-masing organ pencernaan pada manusia.
Susunan alat pencernaan
1. Menghancurkan makanan menjadi bentuk yang halus.
2. Menyerap zat-zat makanan yang halus sehingga masuk ke dalam darah.
3. Mengeluarkan dari tubuh zat-zat yang tidak dapat dicerna.
Proses pencernaan manusia dibagi menjadi dua yaitu :
1. Pencernaan mekanik, yaitu proses pengubahan makanan dari bentuk kasar menjadi halus dengan cara menghancurkannya. Proses ini dilakukan dengan menggunakan gigi di dalam mulut.
2. Pencernaan kimiawi, yaitu proses pencernaan makanan dengan bantuan enzim – enzim pencernaan yang berlangsung di dalam mulut, lambung, dan usus. Tujuan pencernaan dengan bantuan enzim adalah mengubah zat-zat makanan sehingga mudah diserap oleh tubuh.
Organ penyusun sistem pencernaan pada manusia terdiri atas rongga mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Selain organ-organ tersebut, organ lain yang membantu dalam proses pencernaan adalah gigi, lidah, kelenjar ludah, empedu dan pankreas.
Berikut uraian dari masing-masing organ pencernaan pada manusia.
Susunan alat pencernaan
a.
Rongga mulut
Rongga mulut merupakan organ yang pertama mencerna makanan. Makanan masuk ke
dalam tubuh melalui mulut. Di dalam rongga mulut terdapat beberapa alat
pencernaan, yaitu :
1. Gigi
Gigi berguna dalam proses pencernaan mekanik, yaitu mengubah makanan yang berserat dan keras menjadi halus agar lebih mudah ditelan. Sebaiknya kita mengunyah makanan sebanyak 20-30 kali.
Berdasarkan bentuk dan fungsinya gigi dibedakan menjadi 3 yaitu :
a. Gigi seri
Permukaannya seperti kapak dan berguna untuk memotong makanan. Jumlah gigi seri pada manusia ada 8 buah.
b. Gigi taring
Permukaannya runcing seperti ujung tombak dan berguna untuk merobek makanan. Jumlah gigi taring pada manusia ada 4 buah.
c. Gigi geraham
Permukaannya lebar bergelombang dan berguna untuk mengunyah makanan. Jumlah gigi geraham pada manusia ada 8 buah.
Pada anak-anak terdapat gigi susu, yaitu gigi yang pertama kali tumbuh yang nantinya akan tanggal dan digantikan oleh gigi tetap.
2. Lidah
Lidah berperan sebagai indra perasa. Manusia dapat merasakan rasa manis, pahit,asam, asin, karena adanya saraf-saraf dan bintil-bintil lidah yang disebut papila. Lidah juga berguna untuk menempatkan makanan, membantu menelan makanan dan mendorong makanan masuk ke kerongkongan selanjutnya diteruskan menuju lambung.
3. Kelenjar ludah
Kelenjar ludah menghasilkan air liur yang berguna untuk mengencerkan makanan agar mudah dicerna dan ditelan. Kelenjar ludah pada mulut menghasilkan enzim ptialin yang membantu pencernaan makanan secara kimiawi.Selain sebagai pengencer makanan , ludah juga berguna untuk membunuh kuman di mulut yang masuk bersama makanan. Di dalam air ludah terkandung enzim amilase yang berguna untuk mengubah zat tepung menjadi zat gula. Enzim ini menyebabkan nasi (mengandung amilum) yang kita kunyah lama kelamaan terasa manis.
1. Gigi
Gigi berguna dalam proses pencernaan mekanik, yaitu mengubah makanan yang berserat dan keras menjadi halus agar lebih mudah ditelan. Sebaiknya kita mengunyah makanan sebanyak 20-30 kali.
Berdasarkan bentuk dan fungsinya gigi dibedakan menjadi 3 yaitu :
a. Gigi seri
Permukaannya seperti kapak dan berguna untuk memotong makanan. Jumlah gigi seri pada manusia ada 8 buah.
b. Gigi taring
Permukaannya runcing seperti ujung tombak dan berguna untuk merobek makanan. Jumlah gigi taring pada manusia ada 4 buah.
c. Gigi geraham
Permukaannya lebar bergelombang dan berguna untuk mengunyah makanan. Jumlah gigi geraham pada manusia ada 8 buah.
Pada anak-anak terdapat gigi susu, yaitu gigi yang pertama kali tumbuh yang nantinya akan tanggal dan digantikan oleh gigi tetap.
2. Lidah
Lidah berperan sebagai indra perasa. Manusia dapat merasakan rasa manis, pahit,asam, asin, karena adanya saraf-saraf dan bintil-bintil lidah yang disebut papila. Lidah juga berguna untuk menempatkan makanan, membantu menelan makanan dan mendorong makanan masuk ke kerongkongan selanjutnya diteruskan menuju lambung.
3. Kelenjar ludah
Kelenjar ludah menghasilkan air liur yang berguna untuk mengencerkan makanan agar mudah dicerna dan ditelan. Kelenjar ludah pada mulut menghasilkan enzim ptialin yang membantu pencernaan makanan secara kimiawi.Selain sebagai pengencer makanan , ludah juga berguna untuk membunuh kuman di mulut yang masuk bersama makanan. Di dalam air ludah terkandung enzim amilase yang berguna untuk mengubah zat tepung menjadi zat gula. Enzim ini menyebabkan nasi (mengandung amilum) yang kita kunyah lama kelamaan terasa manis.
b.
Kerongkongan
Makanan masuk ke
kerongkongan setelah dikunyah di mulut. Kerongkongan adalah bagian saluran
pencernaan yang menghubungkan rongga mulut dengan lambung. Kerongkongan
terletak di dalam leher dan berada di belakang tenggorokan. Dibelakang rongga
mulut terdapat tonjolan sebesar jari yang disebut uvula.
Pada ujung tenggorokan terdapat tekak (faring) yang
berfungsi sebagai saluran yang mengatur masuknya makanan ke kerongkongan menuju
lambung dan masuknya udara ke tenggorokan menuju paru-paru. Kerongkongan
melakukan gerak peristaltik, yaitu gerakan
mendorong makanan menuju lambung.
c.
Lambung
Setelahmelewati
kerongkongan, makanan akan masuk ke lambung. Lambung melakukan pencernaan
secara mekanik dan kimiawi. Pencernaan mekanik di dalam lambung yaitu peremasan
makanan yang dilakukan oleh otot-otot dinding lambung. Sedangkan pencernaan
kimiawi dibantu oleh enzim yang dihasilkan oleh lambung. Lambung
menghasilkan enzim renin yang berfungsi
mengendapkan protein susu menjadi kasein. Enzim pepsin berguna
untuk mengubah protein menjadi asam amino. Asam klorida (HCI) yang
dapat membunuh kuman dan penyakit yang masuk bersama makanan. Zat ini juga
berfungsi untuk mengasamkan makanan.
d.
Pankreas
Pankreas tidak
mencerna makanan, tetapi menghasilkan enzim-enzim yang berperan membantu proses
pencernaan.
Pankreas menghasilkan enzim
1. Lipase : berfungsi mengubah lemak menjadi gliserol dan asam lemak
2. Tripsin : membantu proses penguraian protein
3. Amilase : membantu proses penguraian amilum
Pankreas menghasilkan enzim
1. Lipase : berfungsi mengubah lemak menjadi gliserol dan asam lemak
2. Tripsin : membantu proses penguraian protein
3. Amilase : membantu proses penguraian amilum
e.
Hati
Sama halnya dengan
pankreas, hati juga berperan membantu proses pencernaan karena hati sebagai
penghasil empedu. Empedu yang dihasilkan oleh hati sangat diperlukan
dalam proses pencernaan untuk memecahkan lemak. Hati bertugas untuk
memproses nutrisi dan juga racun. Hati juga sebagai penerima dan
penghasil glukosa. Glukosa yang dihasilkan oleh hati akan digunakan
untuk proses pencernaan di dalam usus halus.Hati juga berguna untuk menimbun
sari-sari makanan. Hati merupakan organ pencernaan makanan terbesar dengan
berat 2 kg.
f.
Usus
Usus pada manusia
dibagi menjadi :
1. Usus dua belas jari : menghubungkan lambung dengan usus halus. Usus dua belas jari memiliki saluran dengan hati dan pankreas yang berfungsi untuk menyalurkan enzim pencernaan dari pankreas.
2. Usus halus : usus halus merupakan usus terpanjang di dalam sistem pencernaan manusia. Panjang usus halus orang dewasa 6-8m. di dalam usus halus terjadi proses penyerapan sari-sari makanan.
3. Usus besar : Usus besar terdiri atas usus besar naik, usus besar melintang, dan usus besar turun. Di dalam usus besar terjadi penyerapan air dan garam-garam mineral. Bagian usus besar naik memiliki umbai cacing. Usus besar berfungsi menyerap kelebihan air , lemak, mineral, sel-sel mati, dan bakteri yang membentuk padatan yang disebut feses (tinja). Di dalam usus besar sisa makanan dibusukkan oleh bantuan bakteri Escherichia coli.
1. Usus dua belas jari : menghubungkan lambung dengan usus halus. Usus dua belas jari memiliki saluran dengan hati dan pankreas yang berfungsi untuk menyalurkan enzim pencernaan dari pankreas.
2. Usus halus : usus halus merupakan usus terpanjang di dalam sistem pencernaan manusia. Panjang usus halus orang dewasa 6-8m. di dalam usus halus terjadi proses penyerapan sari-sari makanan.
3. Usus besar : Usus besar terdiri atas usus besar naik, usus besar melintang, dan usus besar turun. Di dalam usus besar terjadi penyerapan air dan garam-garam mineral. Bagian usus besar naik memiliki umbai cacing. Usus besar berfungsi menyerap kelebihan air , lemak, mineral, sel-sel mati, dan bakteri yang membentuk padatan yang disebut feses (tinja). Di dalam usus besar sisa makanan dibusukkan oleh bantuan bakteri Escherichia coli.
g.
Rektum
Rektum (poros usus)
merupakan organ pencernaan yang berfungsi sebagai tempat sementara untuk
menampung feses. Mengembangnya dinding rektum karena penumpukan material di
dalam rektum akan memicu sistem saraf yang menimbulkan keinginan buang air
besar (BAB)
h.
Anus
Anus merupakan lubang akhir dari saluran pencernaan
makanan. Pada anus tidak terjadi penyerapan sari makanan. Anus berfungsi untuk
mengeluarkan sisa sari-sari makanan yang tidak diserap oleh tubuh. Bahan padat
hasil pembusukan dikeluarkan sebagai feses (tinja) dan gas. Gas dikeluarkan
berupa kentut.
Feses akan didorong oleh otot – otot polos menuju ke anus sebelum akhirnya dibuang ke luar tubuh. Proses pembuangan feses ini dinamakan defekasi. Otot – otot disekitar anus akan berkontraksi sehingga anus membuka dan mengeluarkan feses. Cairan yang tidak berguna dikeluarkan melalui lubang kemih berupa air seni.
Feses akan didorong oleh otot – otot polos menuju ke anus sebelum akhirnya dibuang ke luar tubuh. Proses pembuangan feses ini dinamakan defekasi. Otot – otot disekitar anus akan berkontraksi sehingga anus membuka dan mengeluarkan feses. Cairan yang tidak berguna dikeluarkan melalui lubang kemih berupa air seni.
Alat Pencernaan Makanan pada Manusia dan Fungsinya
Langganan:
Postingan
(
Atom
)


